//Budaya 5 S di Lingkunganku

Budaya 5 S di Lingkunganku

Oleh: Fani Dwi Cahyani (@fanidece)

 

Apa yang terbayang dibenak kalian ketika mendengar kata 5 S? Kalau anda orang Indonesia, pasti mengetahui singkatan tersebut. Budaya 5 S adalah singkatan dari Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Sebagai seorang pendidik hal tersebut tidak asing di telingaku, hampir setiap hari budaya tersebut membudaya di lingkunganku terutama di sekolah. Sekolah tempatku mengajar sekaligus tempatku belajar, karena belajar itu bisa darimanapun termasuk muridmu.

Sekolah Alam Depok namanya, tempat dimana aku terkagum dengan sistem pembelajarannya disana. Tempat dimana pembentukan karakter peserta didiknya menjadi prioritas yang utama. Salah satu cara sederhananya yaitu dengan membudayakan 5 S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Budaya 5 S adalah  budaya untuk membiasakan diri peserta didik agar selalu senyum, sapa, salam, sopan, dan santun saat berinteraksi dengan orang lain.

Senyum

Dimanapun kalian berada pastikan untuk selalu menebarkan senyumanmu kepada orang lain. Seperti halnya teman-teman kecilku disekolah, setiap pagi hari penyambutan siswa mereka dibiasakan untuk senyum terlebih dahulu. Kenapa begini? Karena Insyaa Allah ketika kita tersenyum orang lain akan merasa nyaman dan akan senyum kembali kepada kita. Bahkan dalam ajaran agama islam, senyum merupakan salah satu ibadah. Hal kecil namun berdampak banyak bagi sekeliling kita.

 

Sapa

Menegur sapa dengan ramah ke orang lain, akan membuat si penyapa dan yang disapa menjadi semakin akrab dan hangat. Hal ini juga membuat orang lain merasa dihargai. Teman-teman kecilku disekolah juga sudah menerapkan ini, baik ketika mereka berjumpa dengan orang yang lebih dewasa maupun adik kelas atau bahkan teman sebayanya, hal tersebut tak sungkan mereka lakukan, dan mereka sudah terbiasa.

 

 

Salam

Budaya orang Indonesia kalau kita belum salam maka belum lengkap rasanya bertemu dengan orang lain. Salam disini bisa di artikan dengan kata-kata ataupun perbuatan. Dengan perkataan seperti ungkapan “Assalamu’alaikum” atau “Selamat Pagi” dan lain sebagainya. Dengan perbuatan seperti berjabat tangan dengan orang yang kita temui. Teman kecilku pun disekolah setiap pagi ketika penyambutan siswa, mereka tidak malu untuk bersalaman dengan gurunya. Mungkin kalau di negara lain ini belum menjadi kebiasaan, namun di Indonesia hal ini tidak asing untuk di lakukan. Hal ini juga mampu mencairkan suasana dan membuat orang lain merasa di hargai.

 

Sopan

Sikap sopan juga mereka tampilkan saat berada bersama gurunya. Duduk dengan tertib, mendengarkan dengan seksama, dan juga sopan ketika akan bertanya menjadi kebiasaan yang tidak boleh di tinggalkan dalam keseharian. Kebiasaan ini jika sudah di tanamkan sejak dini, Insyaa Allah hasilnya bisa kita lihat ketika mereka sudah beranjak dewasa. Sopan tidak hanya di terapkan oleh yang lebih muda usianya, namun perilaku ini juga harus di contohkan oleh yang lebih tua usianya. Jangan hanya mau orang lain yang sopan kepadamu, tapi mulailah dari dirimu sendiri ketika berinteraksi bersama orang lain.

 

Santun

Perilaku yang tidak bisa lepas kaitannya dengan perilaku sopan, perilaku satun juga tercermin dalam tindakkan yang dilakukan seseorang. Contoh perilakunya seperti mengalah untuk mendahulukan kepentingan orang lain. Dengan sikap seperti itu, orang lain juga merasa di hargai dan di hormati.

Dengan membiasakan budaya 5S ini dimanapun nantinya, diharapkan karakter yang akan muncul tersebut menjadi satu budaya khas yang membuat orang lain merasa nyaman dan dihargai oleh kita.

 

2021-08-25T04:30:12+00:00

New Courses

Contact Info

Jl Bungasan No.80 Sawangan Depok

Phone: 081906058412

Mobile: 081905252073

Web: sekolah alam depok

Pos-pos Terbaru