//Ekspedisi Taman Nasional Ujung Kulon 2018

Mengunjungi TNUK adalah “the great way” bagi siswa untuk lebih memahami makna konservasi lingkungan hidup lewat pengalaman yang sangat bernilai. Karena TNUK adalah kawasan konservasi dengan *prioritas tinggi* di Asia, bahkan di dunia yang menyajikan contoh penuh pengetahuan mengenai evolusi, kolonisasi dan suksesi dari kepulauan dan dataran rendah pulau Jawa terbaik, tersisa dan terluas. TNUK juga sebagai habitat *badak Jawa* (Rhinoceros sondaicus desmares) yang masuk dalam *Daftar Merah* International Union for the Conservation in Nature (IUCN) yaitu kategori sangat terancam, sehingga menjadi penting bagi anak-anak yang akan menjadi generasi penerus untuk benar-benar memahaminya.

TNUK menjadi lokasi belajar yang sempurna untuk siswa salah satunya karena kekayaan jenis ekosistemnya. Terdapat 3 jenis ekosistem yang dapat diamati dan dijelajahi yaitu:

1. Ekosistem dataran/ Teresterial yang terdiri dari hutan hujan tropika, dataran tinggi, hutan rawa air tawar dan padang rumput
2. Ekosistem Perairan Laut yang terdiri dari terumbu karang dan padang
3. Ekosistem Pesisir Pantai terdiri dari hutan pantai dan hutan mangrove

Mengapa melakukan fieldtrip?

Melibatkan siswa di luar kelas dan memfasilitasi berbagai macam gaya belajar yang berbeda (Hoeward Gardner: Multiple Intellegences). Menjadi menarik karena melibatkan siswa ke dalam pengalaman di kehidupan sejati yang sulit ditiru di dalam kelas

1. Pendidikan

2. Pengalaman baru: banyak siswa yang tidak memiliki kesempatan untuk pergi ke tempat-tempat baru, terlebih ke tempat dimana banyak hal yang bisa mereka pelajari dan eksplorasi terkait pembelajaran, dimana merek mampu mengamati dengan menggunakan semua indera mereka

3. Budaya: fieldtrip dapat memperluas wawasan budaya. Banyak siswa yang jarang bersentuhan dengan pengalaman budaya di luar rumah dan sekolah. Sebuah perjalanan lapangan dapat mengubah hal ini. Ini adalah cara terbaik untuk membantu siswa mengenal budaya dan mengapresiasinya. Sebuah pendidikan yang menyeluruh menghadapkan siswa akan ide dan budaya lain di luar budayanya. Siswa akan bersentuhan dengan masyarakat pantai dengan budaya khas daerah Taman Nasional

4. Manajemen diri: fieldtrip yang membawa siswa keluar dari lingkungan tempat tinggalnya memberi kesempatan untuk melatih *pengelolaan diri* dan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Juga merupakan *implementasi rutinitas ibadah*, *manajemen perjalanan*, *pengelolaan waktu*, dan *latihan kedisiplinan* dimana siswa terikat dalam aturan dan agenda kelompok. Nilai yang terkandung di dalam pendidikan alam terbuka merupakan sarana melatih pengelilaan diri untuk membangun *karakter tangguh*

5. Keterampilan sosial: menjadi cara yang baik bagi siswa untuk belajar jenis perilaku sosial. Tanpa pembatasan yang diberlakukan di dalam kelas. Siswa akan memiliki kesempatan berinteraksi satu sama lain dan juga belajar bagaimana berperilaku dalam berbagau jenis situasi sosial

Earth and Sky, Woods and Fields, Lakes and Rivers, the Mountain and the Sea, are excellent schoolmasters, and teach some of us more than we can ever learn from books -John Lubbock-

Tell me and I will forget. Show me and I may remember. Involve me and I will understand- Chinese Proverb –

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (Ali Imron: 190)

2018-05-07T15:01:31+00:00

New Courses

Contact Info

Jl Bungasan No.80 Sawangan Depok

Phone: 08111668781

Mobile: 081905252073

Web: sekolah alam depok

Recent Posts