//Bukan Sekedar Jalan-jalan

Bukan sekedar jalan-jalan

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan kawasan konservasi yang memiliki prioritas tinggi di kawasan Asia bahkan dunia. Taman Nasional Ujung Kulon terletak di bagian paling barat Pulau Jawa. Kawasan Taman Nasional ini memiliki luas sekitar 122.956 Hektar. Taman Nasional Ujung Kulon adalah tempat tinggal terakhir/terbesar bagi Badak Jawa atau dengan nama latin Rhinoceros Sundaicus. Disana juga terdapat sebuah pohon yang bernama pohon Kiara yaitu, satu-satunya pohon yang selamat dari letusan Gunung Krakatau di tahun 1883.

Tahun ini kembali SD5 Sekolah Alam Depok insyaAllah akan melakukan ekspedisi menuju Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Setelah tahun lalu destinasi ekspedisi dialihkan ke Segara Anakan Nusakambangan dengan pertimbangan fasilitas pendukung di Taman Nasional Ujung Kulon belum sepenuhnya pulih setelah dilanda tsunami selat sunda dan pertimbangan materi pembelajaran yg mirip dengan yg di dapat di Taman Nasional Ujung Kulon.

Kegiatan ekspedisi TNUK tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 14 – 18 Juni 2020. Ekspedisi ini bukan sekedar jalan-jalan biasa. Berbagai kegiatan yang akan dilakukan para siswa SD5 nanti di kawasan TNUK seperti :

  1. Bakti sosial dan pendidikan kepada penduduk setempat yangterkena dampak Tsunami.
  2. Pengamatan flora dan fauna di wilayah sungai Cigenteur, PulauCibom, Ciramea, dan Tanjung Layar.
  3. Pengamatan biota laut di sekitar Pulau Peucang.
  4. Program bersih pantai di sekitar pantai wilayah Kecamatan
  5. Penanaman Mangrove di wilayah Pulau Handeleum.
  6. Observasidan pembuatan kapal remote menggunakan stik es krim pembuatan

Dengan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan diharapkan siswa memiliki akhlak santun dalam sikap, perkataan dan perbuatan; peduli terhadap sesama, peduli terhadap alam dan makhluk hidup lainnya, berserah diri hanya kepada Allah SWT serta menghargai dan menghormati orang lain. Kegiatan ini diharpkan juga berdampak pada sikap kepemimpinan seperti membentuk karakter tangguh dan positif, berani dan terbiasa berbicara dihadapan khalayak umum, terbiasa dalam mengatur waktu, serta bisa bekerjasama dalam tim.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh para siswa, persiapan fisik dilakukan dengan cara membiasakan untuk treking setiap jum’at pagi dengan durasi waktu 30 menit. Persiapan kognitif meliputi penguatan materi pembelajaran yang akan di dapat di TNUK, belajar membuat sketsa yang akan mereka gunakan untuk merekam kegiatan dan kondisi alam di kawasan TNUK.

Persiapan lain yang tidak kalah menariknya adalah persiapan financial. Ekspedisi yang berdurasi 4 hari ini cukup memakan biaya. Untuk memenuhi kebutuhan biaya tersebut berbagai cara dilakukan oleh para siswa untuk mengumpulkan dana. Membuat Tote bag yang dilukis manual oleh siswa kemudian dijual salah satunya. Selain itu para siswa juga mempresentasikan rencana kegiatan ekspedisi TNUK ini ke berbagai perusahaan. Para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang siswa. Kelompok ini bergiliran mempresentasikan rencana kegiatan sehingga setiap siswa mempunyai kesempatan yang sama dalam mempresentasikan suatu kegiatan di depan umum. Perusahaan-perusahan yang telah bersedia menerima presentasi para siswa SD5 Sekolah Alam Depok antara lain :

  1. PDAM Tirta asasta
  2. Biru Marmara group
  3. Global Bakery
  4. Trans CT corp
  5. Fujifilm
  6. PT. Repower Indonesia
  7. CNN Indonesia
  8. Trans 7

Jadi ini bukan sekedar jalan-jalan biasa, banyak pembelajaran yang didapat para siswa yang akan menjadi pemimpin masa depan.

Apakah perusahaan anda siap didatangi para pemimpin masa depan ini??? contact us

 

2020-03-13T03:30:58+00:00

New Courses

Contact Info

Jl Bungasan No.80 Sawangan Depok

Phone: 081906058412

Mobile: 081905252073

Web: sekolah alam depok

Recent Posts