Inquairers (penggali)
Menunjukkan keterampilan menggali dan meneliti, mandiri dalam belajar, menikmati proses belajar, serta menumbuhkan kecintaan belajar sepanjang hidup.
Pendidikan berkualitas ditentukan oleh kualitas guru, metode terapannya, serta kurikulum yang visioner.
from nature, with cultureSekolah Alam Depok didirikan dari keinginan mengubah paradigma bahwa pendidikan sering menjauhkan peserta didik dari tujuan sejatinya. Sekolah meletakkan proses pendidikan dekat dengan alam—sesuatu yang kelak akan dipimpin dan dijaga oleh manusia sebagai khalifah.
Konsep sekolah alam digagas oleh Lendo Novo. Gagasan tersebut berkembang menjadi model sekolah yang menjadikan alam sebagai sumber ilmu dan memungkinkan siswa terlibat aktif dalam proses belajar.
Menjadi institusi pendidikan berbasis alam dan budaya untuk mempersiapkan generasi tangguh berakhlaq mulia.
Sepuluh profil dikembangkan sebagai bagian dari perjalanan siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Menunjukkan keterampilan menggali dan meneliti, mandiri dalam belajar, menikmati proses belajar, serta menumbuhkan kecintaan belajar sepanjang hidup.
Mengeksplore konsep, ide, serta isu lokal dan global yang penting; menggunakan kedalaman pemahaman dan mengembangkan pemahaman lintas disiplin.
Berlatih memiliki inisiatif sebagai implementasi keterampilan berfikir kritis dan kreatif untuk mengenali masalah, menalar, dan membuat keputusan yang etis.
Memahami dan mengekspresikan ide serta informasi dengan kepercayaan diri secara kreatif, menggunakan mode komunikasi yang bervariasi, bekerja efektif, dan bersedia bekerjasama.
Memahami dan menghargai budaya, sejarah pribadi, perspektif, nilai, serta tradisi orang dan komunitas lain; mencari dan mengevaluasi berbagai sudut pandang.
Mendekati situasi berbeda dan ketidakpastian dengan berani dan berfikir maju, mengeksplorasi cara, ide, dan strategi baru, serta jelas dalam mempertahankan keyakinannya.
Bertindak dengan integritas dan kejujuran, memiliki sensitivitas keadilan, menghormati manusia, kelompok, dan komunitas, serta bertanggung jawab atas perbuatan dan konsekuensinya.
Menunjukkan simpati, perhatian, menghormati kebutuhan dan perasaan orang lain, berkomitmen melayani, dan membuat perubahan positif untuk kehidupan serta lingkungan.
Memahami pentingnya keseimbangan aksi berfikir, fisik, dan emosi untuk mencapai kebaikan diri sendiri dan orang lain.
Memberi pemikiran berdasarkan hasil belajar dan pengalaman, serta menilai dan memahami kekuatan dan keterbatasan diri untuk mendukung proses pembelajaran dan perkembangan.


Guru-guru di sekolah alam adalah pribadi yang gemar belajar. Sekolah mendukung hal tersebut melalui jam mengajar, jam belajar, dan jam sosial.
Konsep Sekolah Alam meyakini kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas guru, metode terapannya, dan kurikulum yang visioner. Profil sekolah juga menegaskan bahwa kontribusi infrastruktur terhadap kualitas pendidikan tidak lebih dari sepuluh persen; kontribusi terbesar ditentukan oleh kualitas guru, metode belajar yang tepat, dan buku sebagai gerbang ilmu pengetahuan.